Guru Yang Belum Vaksin Tak Boleh Mengajar

Kalau pelaksanaannya malam hari, ya habis buka puasa, kasian pasien dan nakesnya. Pembajun menambahkan, dengan kuota 1.000 lansia, pelaksanaan vaksinasi bisa dilakukan dalam waktu sehari. “Inginnya lansia khusus saja, satu hari itu, dokter-dokternya akan kita kerahkan,” jelasnya.

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia Unifah Rosyidi menyambut baik dimulainya vaksinasi pada tenaga pendidik. Menurut dia, vaksinasi bagi guru merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembelajaran tatap muka. Nadiem menegaskan, walaupun belajar tatap muka sudah dilakukan, bukan berarti metode pembelajaran di sekolah dilakukan seperti biasa. Nadiem menyebut akan ada peraturan masuk sekolah tatap muka sebanyak dua kali atau tiga kali dalam satu pekan. “Jadi, mungkin bukan one hundred persen kapasitas atau dengan sistem rotasi, karena protokol kesehatan masih harus dijaga,” kata dia. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengharapkan sekolah bisa kembali dibuka Juli 2021, setelah vaksinasi untuk guru rampung.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan jumlah kasus virus corona di Pulau Jawa melonjak dalam 10 hari terakhir. Ivermectin yang lazim digunakan untuk mengobati berbagai jenis infestasi parasit viral disebut sebagai obat virus corona pemicu Covid-19. Angka kematian resmi akibat virus corona di India semakin diragukan, seperti di Bihar yang temuan ribuan kasus Covid-19 tidak dilaporkan. Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang. HappyInspireConfuseSadVaksinasi dosis pertama untuk guru di sekolah itu dijalani 22 Mei lalu.

Pada tahap awal ini, pemerintah menggunakan Sinovac dan memprioritaskan tenaga kesehatan. Belakangan muncul usulan agar guru dan tenaga kependidikan Togel Online segera divaksinasi. “Harapannya pemda sangat disiplin untuk memprioritaskan guru dan tenaga pendidik di semua vaksinasi pejabat publik,” lanjutnya.

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia meminta, proses vaksinasi Covid-19 kepada guru dan tenaga kependidikan tidak dipersulit. Pasalnya, syarat guru dan tenaga kependidikan yang divaksinasi diwajibkan terdaftar Data Pokok Pendidikan . Dari konfirmasi yang kami lakukan, sekolah itu belum melakukan pembelajaran tatap muka,” ujar Baning.

Pelaksanaan vaksinasi untuk GTK akan berlangsung secara bertahap, dimulai dari guru, kemudian tenaga kesehatan. Guru diutamakan guru pendidikan anak usia dini , sekolah dasar dan sekolah luar biasa . Selanjutnya guru sekolah menengah pertama , sekolah menengah atas dan Sekolah Menengah Kejuruan . Kemudian, data menurut kondisi wilayah dan jenis satuan pendidikan, menunjukan bahwa di daerah tertinggal forty,7 persen sekolah masih melaksanakan BDR, 43,3 persen sekolah mengkombinasikan PTM-BDR, dan 16,1 persen sekolah melakukan PTM. Daerah nontertinggal, sixty four,8 persen sekolah masih melakukan BDR, 30,6 persen sekolah mengkombinasikan PTM-BDR dan four,6 persen sekolah yang sudah melaksanakan PTM.

Vaksin bagi guru

Setelah pada tahap pertama vaksinasi diberikan untuk tenaga kesehatan, vaksinasi tahap kedua menyasar pekerja publik, seperti guru, TNI-Polri, wartawan, hingga pedagang pasar. Selain lembaga pendidikan dasar, pihaknya juga menyasar dosen dan tenaga pendidik di tingkat universitas serta sekolah tinggi di Tulungagung. Vaksin COVID-19 untuk kelompok usia anak yang sampai saat ini belum tersedia di seluruh dunia juga seharusnya menjadi pertimbangan.

“Semoga dengan proses vaksin ini para guru dapat terhindar dari covid-19. Jika Anda telah mendapatkan vaksinasi guru, berarti Anda memiliki kekebalan tubuh yang baik untuk menangkal virus penyebab covid 19. Jika tubuh Anda sehat dan kuat, maka Anda bisa bekerja dengan maksimal serta kinerja mengajar meningkat. Setidaknya terdapat tiga manfaat utama pemberian vaksin yaitu untuk melindungi kesehatan penerima vaksinasi dari covid 19, menciptakan kekebalan kelompok, serta memberikan perlindungan kepada orang lain dan lingkungan sekitar. “Nanti setelah Provinsi DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama. Tenaga pendidik kependidikan, guru ini kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan,” ujar Presiden.