Izin Usaha Kos

Peluang mendapatkan keuntungan besar dengan perputaran uang yang cepat, karena pada umumnya pembayaran kos ditentukan dengan sistem pembayaran per bulan, per tiga bulan, setengah tahun atau bahkan per tahun. Selain itu, jumlah peminat kos juga tidak pernah habis karena mereka membutuhkan tempat tinggal di kota rantau. Meskipun banyak pesaing seperti adanya apartemen, namun bisnis kos-kosan tak pernah surut mendatangkan penyewa. Sehingga tidak sedikit pelaku bisnis yang mengincar peluang usaha ini. Bahkan, Kos kosan juga bisa Anda lengkapi dengan fasilitas AC juga telepon sendiri jika pasar kost-kostan tersebut untuk anak-anak dari orang kaya.

Sebagian besar dari mereka sengaja membuka bisnis persewaan tanah dan bangunan setelah mengenali potensi keuntungan materi yang besar. Dalam praktiknya, persewaan yang dilakukan tidak hanya dengan bangunan berbentuk rumah tempat tinggal biasa, melainkan juga meliputi bentuk bangunan lain seperti kios dan rumah toko . Ketika Anda memilih mengelola kos-kosan, Anda masih memiliki kesempatan untuk membuka usaha lain yang disediakan di tempat kost tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya saja membuka laundry, warung kelontong, warung makanan, dan lain sebagainya.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa, usaha kos-kosan baik dalam jumlah yang kecil maupun besar tetap dikenakan pajak. Apabila satu kamar kos-kosan disewakan dengan harga Rp 200 ribu perhari maka pemasukan usaha kos-kosan sebesar Rp 1.200.000 perhari. Dikalikan satu bulan maka omset bisnis kos-kosan sekitar Rp 36.000.000 perbulan.

Jadi, untuk bisnis kos-kosan baik dalam skala besar maupun kecil tetap dikenakan pajak, hanya saja jenis pajak dan aturan pajak yang diterapkan berbeda. Membangun bisnis kost-kostan, masih tergolong sebagai salah satu bentuk usaha yang menguntungkan. Terlebih jika dibangun pada kota-kota besar yang menjadi pusatnya para perantau dari berbagai daerah.

Untuk mengetahui rumah Anda cocok atau tidak dapat dilakukan dengan luas seluruh rumah dibagi dengan luas standar kamar. Memulai bisnis di bidang properti bisa dibilang sangat mudah dari segi perhitungan dan praktiknya. Investasi properti memang tidak ada habisnya untuk dibahas, apalagi menyangkut keuntungan yang sangat menjanjikan.

Usaha kost-kostan

Kalau perlu, berikan kontak customer support sebagai pusat keluhan. Kalau bersih, pasti akan langsung terlihat dan bila kotor bisa langsung dideteksi. Selain itu, sewa seorang pengurus rumah kost untuk memastikan kebersihan. Di samping itu, anak-anak kost harus Anda himbau agar saling bekerja sama untuk menjaga kebersihan juga. Kondisi rumah kost selalu menjadi pertimbangan untuk menyewa.

Dalam hal ini, penghasilan dari kos-kosan tidak termasuk sebagai penghasilan dari persewaan tanah dan/atau bangunan, melainkan digolongkan ke dalam penghasilan usaha. Sang penyewa angkat kaki sejak September lalu dan tidak memperpanjang kontrak sewanya. Si penyewa juga berhenti berjualan tiga bulan sebelum kontraknya habis lantaran warung baksonya sepi. Biasanya, banyak penghuni kos, mahasiswa, dan karyawan yang makan siang dan makan malam di warung itu. Pandemi membuat mobilitas mahasiswa dan karyawan menurun drastis. Itu juga berpengaruh pada geliat bisnis kos-kosan yang kini semakin sepi.

Di luar kelas ekonomi, fasilitas kamar dilengkapi televisi, AC, kamar mandi dengan bathe, dan dapur. Khusus kelas ekonomi, AC digantikan kipas angin dan kamar mandi tanpa shower. Gambar dua dimensi dari konsep yang akan dilakukan pada bangunan (rencana jalan, air, listrik, fasilitas umum & fasilitas sosial). Izin Pemanfaatan Tanah ini dibutuhkan untuk tanah yang dimiliki oleh pribadi dan berubah menjadi tanah untuk usaha. 2 Terletak di daerah kampus, yaitu kampus ITN, tengah-tengah kota, strategis.

Sementara agar dapat dimanfaatkan, sebuah gedung juga harus memiliki Sertifikat Laik Fungsi (“SLF”). Per 2 Januari 2018, berlaku aturan baru yang mengecualikan “jasa pelayanan penginapan” dari pengenaan Pajak Penghasilan Final dengan tarif 10%. Umumnya harus menyediakan dana yang cukup besar untuk perawatan setelah masa kontraknya selesai. Jika tidak, besar kemungkinan para penyewa baru kurang tertarik dengan rumah kontrakan yang Anda kelola. Ibu 2 anak asal Nganjuk, Jawa Timur ini mengaku, menyukai tantangan dalam berbisnis. Sebelum menggeluti usaha kos, perempuan yang menikah muda pada usia 18 tahun dengan seorang pria asal Kabupaten Indramayu itu diketahui sudah lebih dulu berkecimpung sebagai pelaku e-commerce .

Untuk menjalankan bisnis yang satu ini Anda haruslah lebih mengikuti perkembangan zaman. Agar mempermudah dalam mengelola Anda bisa menerima pembayaran tidak harus money namun bisa melalui switch. Demikian tadi adalah kisah inspiratif dari Mbak Erna sang pebisnis kost-kostan. Semoga dapat membantu Anda untuk memberikan gambaran apa saja yang akan Anda persiapkan. Jangan sampai anda salah dan melakukan kesalahan dalam menyiapkan bisnis yang satu ini. Berikut ini ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan oleh pebisnis kost-kostan amatir.