Nasib Umkm Di Tengah Pandemi Covid

Dari sekian banyak sektor bisnis yang terdampak Covid-19, berikut merupakan beberapa sektor bisnis yang tercatat paling merugi selama masa pandemi virus Corona. Wiraswasta sekaligus pendiri platform startup Bahaso, Tyovan Ari Widagdo menilai terdapat beberapa sektor bisnis rintisan yang berpeluang populer dan menguntungkan di period pandemi saat ini, seperti e-commerce, edutech, dan kesehatan. Terus berkubang dengan keterpurukan akan membuat kondisi ekonomi kian sulit dikendalikan. Meski terbatas dan tidak maksimal, kondisi akan kembali regular sejalan dengan selesainya pembuatan vaksin dan obat Corona. Jalan lain yang dilakukan adalah dengan memangkas gaji untuk sementara waktu.

KOndisi terkini bisnis di saat pandemi

Ini akan menghasilkan perubahan kemasan, pertukaran rekam jejak kesehatan dan temperatur, bisnis retail/hospitality dengan jasa gratis untuk kebersihan, preferensi produk yang pure, layanan pengantaran tanpa kontak. Sebab, banyak orang dipediksi akan merasa lebih terisolasi, kehilangan pekerjaan, menghadapi masalah kesehatan dan hubungan. Di tengah kondisi ini, kebutuhan atas terapi dan teaching diprediksi membesar. “Sesuai dengan arahan dari Pak Jokowi, bahwa kalau memang ada keberpihakan dari pemerintah untuk memakai produk lokal, maka produk lokal harus dibeli agar naiknya daya beli masyarakat serta ekonomi kita juga tumbuh,” ungkapnya. HIPMI juga memiliki keinginan agar pemerintah bisa membeli barang yang diproduksi dalam negeri.

Sebelumnya, pemerintah cukup optimistis bahwa investasi akan tumbuh enam persen. Namun, dengan adanya COVID-19, diprediksi investasi akan merosot ke stage satu persen atau terburuk bisa mencapai minus empat persen. Seperti yang telah disebutkan, bahwa pandemi ini membuka kesempatan lebih lebar untuk e-commerce. Sebab, bisnis on-line Anda bisa menjadi solusi di tengah situasi sulit ini. Bahkan, untuk bisnis yang belum menjalankan sistem digital, ini saatnya melakukan transformasi.

Jika kondisi tersebut terjadi, langkah terakhir yang bisa dilakukan oleh pengelola adalah menutup atau merelokasi gerainya ke tempat yang lebih menguntungkan yang masih berada di wilayah yang sama. kehadiran bisnis produk kesehatan seperti masker, disinfektan, hand sanitizer, face defend, vitamin dan lainnya ini sangat dibutuhkan dan berpotensi menguntungkan. Dunia usaha angkutan darat di DKI Jakarta pun tak berdaya di tengah pandemi Corona. Jumlah penumpang menurun drastis lebih dari ninety persen yang membuat pemasukan bisnis menipis tapi beban pengeluaran tetap mengalir sehingga membuka ruang terjadinya kebangkrutan massal. Sedangkan di sektor transportasi, industri penerbangan juga langsung terdampak.

Penyediaan lapangan kerja ini termasuk dengan cara mempermudah investasi yang berorientasi pembukaan lapangan kerja. Sesuai information BPS per Agustus 2020, pandemi Covid-19 membuat jumlah pengangguran bertambah 2,67 juta menjadi nyaris 10 juta orang. Anggaran PEN yang telah disiapkan pemerintah ini di antaranya dialokasikan dalam bentuk bantuan subsidi tagihan listrik, subsidi kuota internet dan subsidi gaji. Dengan adanya bantuan-bantuan subsidi ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat. Secara umum, omzet pendapatan UMKM sektor makanan dari platform on-line seperti Gojek memang meningkat hingga 2,seventy five kali lipat. Produsen makanan ringan asal Bandung tersebut mampu meraih penjualan hingga tiga kali lipat selama pandemi.

Tapi perlu diperhatikan, saluran atau media apa yang dikonsumsi oleh konsumen, di mana bisnis Anda bisa menceritakan segala usaha yang Anda lakukan. Dibandingkan banner di toko fisik yang mungkin tidak akan dilihat oleh konsumen, gunakanlah platform Bola Online seperti media sosial dan e-commerce. Hal ini dapat menjadi nilai plus bisnis Anda dan membuat konsumen berpihak pada Anda. Di situasi rentan seperti ini, usaha pemasaran dan komunikasi berperan penting untuk mempertahankan kestabilan bisnis.